Selamat hari Ibu, itu yang kita katakan untuk menyatakan sebuah waktu, 22 Desember di setiap tahunnya. Adapun rasa hormat saya pada Ibunda terutama pengalaman yang kami rasakan bersama selama tahun ini, dengan orang-orang yang kemudian datang dan sesaat selanjutnya pergi.
Untuk Mama,
Terimakasih sudah mengajariku ber-artikulasi dengan segala realitas kehidupan yang ada serta impian-impianku yang diimpikan dalam diri. Mama telah berhasil dengan cara mama sendiri untuk memantapkan keinginanku untuk mewujudkan mimpi-mimpi pribadi yang dibangun secara perlahan.
Terimakasih sudah mengizinkan aku berpetualang ke tempat dan peristiwa manapun yang aku mau. Pengalaman adalah harta yang berharga. Aku bisa belajar jadi manusia seutuhnya dari perjalanan itu., yang anak perempuan lain mungkin tidak bisa dapatkan.
Terimakasih sudah memberikan sebuah nilai yang berharga tentang kuasa Tuhan dan aliran hidup yang ada pada setiap manusia dan mengingatkanku untuk selalu pasrah serta berusaha untuk meruwat diri menuju kebaikan dan kebenaran Cahaya.
Terimakasih untuk mengingatkan aku supaya mempunyai jiwa-jiwa yang senantiasa berbagi pada siapapun.
Terimakasih juga telah merestuiku dengannya dan mengingatkanku bahwa perpisahan ini adalah kehendak-Nya, di mana aku dan dia semestinya terus meruwat diri kami masing-masing. Sehingga semakin membuat aku percaya bahwa aku dan dia adalah yand dialirkan-Nya.
Terimakasih atas canda-tawa selama ini. Terimakasih atas segala hidangan yang tersaji ketika aku sibuk mengerjakan tugas.
Terimakasih atas segala kehangatan bumi.
Dan terimakasih telah membuat aku menjadi diri aku sendiri.
Ah ya, satu lagi, terimakasih telah memberiku nama Resna Ria Asmara. ^^
Adapun harapanku adalah semoga perananku sebagai anak akan membuat mama bahagia. Hidup mamaku yang paling keren!
0 komentar:
Poskan Komentar